Hello Trybe friends, I hope you all good health and happy always. 

 

[Source](https://pixabay.com/photo-2545307/) 

Kita semua tahu bahwa rasa sakit adalah sesuatu yang tidak nyaman bagi tubuh dan bahkan pikiran. Di balik itu semua kita juga harus tahu bahwa meskipun saat ini kita merasa sakit tetapi, semangat pemulihan harus disertai dengan antusiasme untuk belajar. Tanpa itu, kita akan terus terjebak dalam ‘penyakit’

Yang membedakan kita semua hanyalah semangat belajar. Sains ada di tubuh kita sendiri. Panduan untuk belajar ada di mana-mana. Apakah motivasi, pengembangan diri, diet apa pun adalah judul. Semua bisa membimbing diri untuk belajar tentang ilmu memahami tubuh (self).

 

[Source](https://pixabay.com/photo-1833407/) 

Waktunya belajar, waktu untuk membaca.

Kami juga mengerti. Rasa sakit itu, membuat daya pikir melemah. Itulah kendala utama kita, di luar penyakit itu sendiri. Rasa sakit, ketidakmampuan untuk berpikir jernih, membebani masalah lain, menggumpal menjadi dinding tebal. Luar biasa sulit ditembus.

Orang bijak sering mengatakan, bahwa kekerasan batu itu tidak dapat dipecahkan oleh kekuatan atau hantaman kekuatan super. Batu apa pun sekeras itu bisa terkikis, sedikit demi sedikit, hanya dengan setetes air. Logikanya, apa kekuatan tetesan air itu? Sangat lemah dan tampak tidak berarti.

Begitupun proses belajar untuk memahami diri sendiri. Hambatan sekeras batu, yang hanya bisa terkikis oleh usaha kecil dan lambat. Baca 1 artikel atau bahkan 1-2 paragraf penulisan per hari, seperti setetes air. Ketika dilakukan terus menerus, akan mampu mematahkan kerasnya batu “tidak mengerti”

Sakit, bahagia, sedih, bahagia. Hanya kejadian yang harus kita lewati. Tidak lebih, tidak kurang. Berlalu dan belajar memahami, akan memberi kita langkah baru. Seperti sebuah langkah. Setiap diri melewati satu peristiwa, langkah baru dibuat sebelumnya. Beri diri Anda kesempatan untuk pindah ke tingkat yang lebih tinggi. Tingkat itu disebut “Kesadaran”.

Semakin banyak pengetahuan dalam penyakit atau peristiwa pahit yang kita pahami, semakin banyak langkah yang terbentuk. Semakin tinggi tingkat kesadaran yang datang.

Ingin menderita penyakit, atau menjadikan penyakit sebagai sarana untuk belajar memahami dan meningkatkan diri.

Terima kasih telah membaca!

Regards, @nawarrado


This Article has Earned 1505 Tokens.
Total Reviews: 9, Average Rating: 5 out of 5
Your Reviews Today : 0 of 21 (resets every 24hrs CET)

Discussions

  1. Cornel

    @nawarrado I definitely like this kind of mentality.

    In fact, i forgot who said this quote, but is one of my most favorite of all times: “The value of a person isn’t measured in what wealth he/she has at the present time, but how many times he/she managed to stand up after falling.”

    (0)
    1. Edi Munawar Post author

      @cornel, Yes right, without falling first then we don’t know how to wake up. A country that has never experienced a down, also like that right?It’s very difficult to advance the economy. hehe

      (0)

Reviews

Login Message Here!

Average Review Rating

5 / 5

No more reviews to load.